/ default

Jurnal
Dr. Rusdin T., Universitas Pajajaran


Halaman : 1
Knowledge transfer model for improving productivity of the cable manufacturing industry: A South African perspective
| 0 views

Abstract Industry is faced with increased challenges relating to transferring knowledge due to the complex nature of the manufacturing process. This paper is part of a comprehensive research study to develop a knowledge transfer model for improving productivity. Although knowledge management research generally flourishes, few investigations have been made into the transfer of knowledge in the cable industry. A questionnaire survey was therefore conducted with a total of 135 respondents. Taking the view that cable systems are a production processes, this paper develops a conceptual framework for improving the productivity rate, and affords a preliminary validation. Not much research has surveyed this concept of knowledge transfer in the manufacturing sector. The findings will therefore add to the existing body of knowledge and improve the productivity ratio in cable firms. The model suggests that management can create a working environment which promotes knowledge transfer which requires a large amount of interaction. In addition to this, future research can utilize the model to afford a wider-ranging depiction of the determinants of transferring knowledge.
Managing Human Capital: How to Use Knowledge Management to Transfer Knowledge in Today’s Multi-Generational Workforce
| 0 views

Abstract The purpose of this exploratory study is to examine knowledge transfer strategies within the framework of a multi-generational workforce. It is common to consider different generational perspectives in the workplace and its impact on knowledge management and transfer strategy. This research compares differences in workforce generations and examines different methods to pass knowledge cross-generationally. Companies must design knowledge transfer strategies conducive to multi-generational workforce dynamics keeping in mind the generational diversity that exists in the workplace. The present study endeavors to provide insight into this issue. Keywords: Organizational learning, Intellectual capital, Knowledge management, Multi-generational workforce
KUALITAS KEHIDUPAN KERJA, PERILAKU KEWARGAAN ORGANISASIONAL, DAN KETERIKATAN KARYAWAN
| 0 views

Upaya untuk mewujudkan kinerja BUMN merupakan tuntutan yang sangat mendesak. Hal tersebut terkait dengan upaya kementerian BUMN di Indonesia bersama stakeholder sebagai pemangku kepentingan dengan rencana strategis 2012-2014. Salah satu unsur penting dalam mewujudkan hal tersebut adalah Peningkatan Kualitas Perencanaan, SDM, dan Pengelolaan Keuangan yang dapat berperan sebagai alat pengawasan sekaligus performance driver. Karenanya, melalui penelitian ini telah ditelaah : (1) kualitas kehidupan kerja, seperti prencanaan karir, (2) perilaku kewargaan organisasional, seperti masalah etos kerja, dan (3) keterikatan karyawan,seperti masalah kebijakan remunerasi. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metode survei terhadap 429 orang Manajer Madya pada 141 perusahaan BUMNdi Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik komunikasi tidak langsung melalui instrumen berupa angket dan teknik komunikasi langsung melalui wawancara terbatas dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dari Bulan Januari 2011 yang berakhir 31 Desember 2012. Teknik pengolahan data dilakukan dengan Analisis Deskriptif, yaitu rata-rata terbobot, dan Analisis inferensial yaitu Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas kehidupan kerja, perilaku kewargaan orgnisasional, keterikatan karyawan pada BUMN di Indonesia menunjukkan kondisi yang baik, namun belum optimal; (2) Kualitas kehidupan kerja dan perilaku kewargaan organisasional berpengaruh positif dan bermakna terhadap keterikatan karyawan pada BUMN di Indonesia. Implikasi dari penelitian ini, memerlukan kerja keras para manajer pada level 1 dan 2 di bawah direktur dan di atas manajer pelaksana, dengan mamadukan kepentingan manajer selaku agent, dan kepentingan stakeholder selaku principal.Memerlukan kearipan dan kebijakan dalam pengambilan keputusan dengan menerapkan sistem partisipasi dari bawat ke atas (button up) dan partisipasi dari atas ke bawah (top down).
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DISCLOSURE AND THE IMPLICATIONS OF EARNING RESPONSE COEFFICIENT (ERC)
| 0 views

ABSTRACT One of the reasons is social management reporting for strategic reasons. Although it is not yet compulsory, but it can be said that almost all the companies listed on the Indonesian Stock Exchange already disclose information about CSR in its annual report in diverse levels. The purpose of the study is to examine the effect of the information of Corporate Social Responsibility disclosed in the companies’ annual reports on the informativeness of earnings (measured by earning response coefficient, ERC). The study hypothesized that there is negative effect of CSR disclosures level on the ERC since the CSR disclosures provide investors more information which is not captured by the accounting earnings. The sample of the study consist of 135 annual reports 2013 and 2014 of the companies listed at the Indonesia Stock Exchange. The empirical results of the study show that the level of CSR disclosures has negative effect on the ERC as predicted. The results of the study indicate that investors assess the CSR information disclosed by the companies in their annual reports for their investment decision. Keyword: corporate social responsibility, disclosure, earnings response coefficient
Harmonization Of Global Governance Oriented Policies Through The Development Plan Science And Technology Park In Jatinangor Of Education Strategic Area
| 0 views

This study attempted to solve the gap between the needs of people from the business world with the academic community through product research and engineering universities in order to create a product that people need local and a global scale. Models are offered to address these gaps is to develop the Park of Science and Technology (Science and Technology Park) which is based on harmonious interaction between universities, government and the business world in the context of this research took place in the region Jatinangor. Stages of research that has been done the initial mapping phase, especially regarding harmonization of conditions of development policy and spatial planning further analyzed using the research approach is multi-methodology. Results of research on the stage of mapping indicates that the development of science and technology park in the area of Education Strategic Jatinangor own frame of reference policy is quite harmonious both at the level of the central government, provincial government and Sumedang District Government as a regional recipient of direct impact to the policies imposed by the University of Padjadjaran as the largest university in the region. This finding is also corroborated by the models are detailed and comprehensive arrangement of each document the planning and arrangement of space at every level of government. Thus the harmonious interaction of the policy is expected to trigger the growth of the spirit of global governance-oriented development in the future. Keywords : University, Government, Business, Citizens, Global Governance
Funding Policy, Investment Policy And The Implication To Company Value
| 0 views

The goal of the company is to improve the shareholders welfare. The successful indicator to reach the company s goal is reached by noticing improving company s value. The improvement of company s value is reached by doing continuing investment supported by the availability of money source for the investment. Objective: The purpose of this research is to know the impact of investment and funding policies to the company value. Results: The research s result proved that the fund policy and investment policy, partially or together, have impact to the company s value.. Conclusion: Financing policy has a positive influence on Company s value for the issuer that listed in Indonesia Stock Exchange from year 2010-2014. Investment policy has a positive influence on company s value for the manufacturing issuers listed in Indonesian Stock Exchange from year 2010-2014. Investment and financing policy simultaneously have a positive influence on company s value for the maufacturing issuerslisted in Indonesian Stock Exchange from year 2010-2014. Keywords: fund policy,investment policy, the company s value, improve the shareholders
Good Corporate Governance Dan Etika Bisnis Dalam Upaya Peningkatan Daya Saing
| 0 views

Terjadinya kredit macet dan rendahnya daya saing produk Indonesia di luar negeri serta rasa ketakutan pada pihak pemilik perusahaan akan datangnya produk asing ke pasar dalam negeri merupakan suatu indikasi bahwa perusahaan-perusahaan Indonesia tidak siap bersaing di pasar global (Syakhroza, 2000). Untuk itu tampaknya diperlukan upaya yang terpadu untuk mengupayakan peningkatan daya saing nasional dimana dalam hal ini upaya tersebut melibatkan pemerintah dan pengusaha secara bersama. Upaya peningkatkan daya saing berdasarkan perspektif good governance (GG), good corporate governance (GCG), Balanced Scorecard (BSC) dan etika bisnis merupakan konsep yang dinilai relevan dalam dinamika pengukuran kinerja di Indonesia seiring dengan upaya pemerintah untuk memacu kinerja perusahaan baik perusahaan milik pemerintah (BUMN), perusahaan publik maupun perusahaan swasta nasional (BUMS). Dalam GG,GCG, BSC dan Etika bisnis seluruh sumber daya yang dimiliki menjadi tolok ukur penting dalam menilai kinerja organisasi dengan berlandaskan moral yang kuat yaitu diawali dengan keinginan untuk mengindahkan nilai etis dalam berbisnis. Kata kunci: good corporate governance, etika bisnis, daya saing
Employee Engagement And Contribution Improving The Perfomance Of The Company
| 0 views


Arus Kas Bersih, Nilai Buku Aktiva Tetap, Laba, Dan Dividen Sebagai Faktor Penentu Nilai Perusahaan
| 0 views

Nilai perusahaan Penelitian ini mengevaluasi tingkat kebermaknaan pengaruh arus kas bersih, nilai buku aktiva tetap berwujud, nilai buku pinjaman jangka panjang dari bank, laba perusahaan, dan dividen tunai terhadap nilai perusahaan yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Subjek penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan semen dan konstruksi tahun 1997 - 2006. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikasi yang dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan dilakukan dengan komunikasi tidak langsung dengan cara mensurvei perusahaan yang menjadi unit analisis sebanyak 66 perusahaan. Instrumen penelitian berupa studi dokumentasi. Hasil menunjukkan, (1) Ketersediaan dana tunai secara parsial berpengaruh positif namun tidak bermakna terhadap nilai perusahaan; (2) Nilai buku aktiva tetap secara parsial berpengaruh positif dan bermakna terhadap nilai perusahaan; (3) Laba perusahaan secara parsial berpengaruh positif dan bermakna terhadap nilai perusahaan; (4) Dividen tunai secara parsial berpengaruh positif dan bermakna terhadap nilai perusahaan; (5) Ketersediaan dana tunai, nilai buku aktiva tetap, laba perusahaan, dividen tunai secara bersama-sama berpengaruh positif dan bermakna terhadap nilai perusahaan. Kata kunci: Arus kas bersih, nilai buku aktiva tetap, laba, dividen, nilai perusahaan
Keterikatan Karyawan dan Kontribusinya Dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan
| 0 views

Salah satu unsur penting dalam kinerja operasional BUMN adalah Peningkatan Kualitas Perencanaan, SDM, dan Pengelolaan Keuangan yang dapat berperan sebagai alat pengawasan sekaligus performance driver. Karenanya, melalui penelitian ini telah ditelaah sejauhmana kontribusi keterikatan karyawan, seperti keterikatan kognisi, keterikatan emosional, dan keterikatan perilaku dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kinerja BUMN di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei terhadap 429 orang Manajer Madya pada 141 perusahaan BUMN di Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik komunikasi tidak langsung melalui instrumen berupa angket dan teknik komunikasi langsung melalui wawancara terbatas dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dari Bulan Januari 2011 yang berakhir 31 Desember 2012. Teknik pengolahan data dilakukan dengan Analisis Deskriptif, yaitu rata-rata terbobot, dan Analisis inferensial yaitu Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Keterikatan karyawan pada BUMN di Indonesia menunjukkan kondisi yang baik, namun belum optimal. Demikian halnya kinerja perusahaan berbasis total performance scorecard. Keterikatan karyawan meliputi keterikatan kognisi, emosional, dan perilaku secara parsial dan simultan berkontribusi positif dan bermakna dalam meningkatkan kinerja perusahaan berbasis total performance scorecard. Kata Kunci: kinerja perusahaan, keterikatan karyawan, keterikatan kognisi, keterikatan emosional, keterikatan perilaku

Total Data : 10 dari 10